Info

Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Tuban | Portal Tuban | Stop Gratifikasi - Kenali, Pahami, dan Waspadai
19 December 20190 Komentar | Dilihat : 269 kali
Ditulis oleh admin

BPPKAD - Bupati Tuban, H. Fathul Huda menyerahkan insentif dan penghargaan kepada Camat, Kepala Desa/Kelurahan yang berprestasi dalam pelaksanaan pemungutan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) tercepat tahun anggaran 2019, yang dilaksanakan pada hari Selasa (17/12/2019) di Pendopo Kridho Manunggal.

Dalam sambutannya, Bupati Tuban H Fathul Huda memberikan apresiasi atas realiasi penerimaan pajak yang melebihi target yang ditentukan.

Hingga 30 November 2019, realisasi penerimaan PBB-P2 mencapai 28,091 Miliar atau 102,60 persen. Jumlah tersebut melebihi target yang ditetapkan sebelumnya yaitu 27,380 Miliar.  Obyek pajak Kabupaten Tuban tahun 2019 meningkat menjadi 699.815 objek pajak. Angka ini mengalami peningkatan sebanyak 8.129 dibandingkan tahun 2018 yaitu 691.686 obyek pajak.

“Kami sampaikan apresiasi kepada tim intensifikasi PAD Kabupaten Tuban, Camat, Lurah/Kepala Desa yang berpartisipasi menyukseskan pelaksanaan pemungutan PBB-P2 Kabupaten Tuban, “ kata Bupati Huda dalam sambutanya.

Lebih lanjut, Bupati Tuban menyoroti Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) untuk tanah atau bumi rata-rata sebesar 13 persen dari nilai pasar sebenarnya. Berdasarkan data tersebut, pada tahun 2020, NJOP perlu dievaluasi sehingga NJOP PBB-P2 tidak terlalu jauh dari nilai pasar tanah sebenarnya.

“Perlu adanya penyesuaian NJOP, karena NJOP juga digunakan sebagai dasar pengenaan pajak daerah lain yaitu BPHTB. Pada tahun 2020, diharapkan NJOP PBB bisa mencapai minimal 35 persen dari nilai pasar tanah sebenarnya” terang Bupati Huda.

Meski demikian, Bupati menekankan agar pengenaan PBB tidak naik terlalu drastis sehingga tidak menimbulkan gejolak ditengah masyarakat. Tidak hanya itu, meminta pengurusan biaya PBB-P2 dilarang membebani masyarakat dengan biaya di luar ketentuan.

Orang nomor satu di Bumi Wali menginstruksikan agar rencana kenaikan PBB-P2 tahun 2020 hendaknya diimbangi dengan meningkatnya pelayananan pajak daerah yang lebih baik. Tidak hanya itu, juga terus berinovasi dengan memanfaatkan perkembangan teknologi informasi.

Sementara itu, Kepala BPPKAD Kabupaten Tuban, Dra. Rini Indrawati dalam laporannya menyebutkan Kecamatan Jatirogo dan Montong menjadi kecamatan yang dapat mengulang sukses lunas tercepat.

Atas capaian tersebut kedua kecamatan memperoleh uang pembinaan masing-masing sebesar 20 juta. Pada tahun ini, terdapat 3 Kecamatan baru yang lunas tercepat yaitu Kecamatan Kenduruan, Tambakboyo, dan Soko. Ketiga kecamatan tersebut masing-masing memperoleh satu sepeda motor inventaris operasional PBB-P2.

Pada kesempatan ini juga diserahkan piagam penghargaan Bupati Tuban dan hadiah dari Bank Jatim untuk kecamatan, Desa/Kelurahan yang lunas tercepat PBB-P2.

Untuk kriteria I Kecamatan baku sampai dengan 1 milyar yaitu: Peringkat 1 yaitu Kecamatan Montong yang lunas pada 22 Juli 2019; peringkat 2 Kecamatan Kenduruan yang lunas pada 20 Agustus 2019; dan peringkat 3 kecamatan Tambakboyo yang lunas pada 28 Agustus 2019.

Untuk kriteria II kecamatan baku di atas 1 milyar yaitu, peringkat 1 Kecamatan Jatirogo yang lunas pada 22 Juli 2019, peringkat 2 Kecamatan Soko yang lunas pada 5 September 2019 dan peringkat 3 Kecamatan Parengan yang lunas pada 27 September 2019.

Untuk kriteria I Desa/Kelurahan baku sampai dengan 50 juta, yang diraih oleh Desa Bulumeduro Kecamatan Bancar untuk peringkat 1, peringkat 2 desa Prunggahan Wetan Kecamatan Semanding, peringkat 3 desa Pliwetan Kevamatan Palang.

Untuk kriteria II Desa/Kelurahan baku 50 -100 juta, yaitu peringkat 1 Desa Kesamben Kecamatan Plumpang, peringkat 2 Penambangan Kecamatan Semanding, peringkat 3 Desa Kecamatan Grabagan.

Untuk kriteria III Desa/Kelurahan baku 100-150 juta, diraih oleh Desa Watsogo Kecamatan Jatirogo peringkat 1, peringkat 2 Desa Sugihan Kecamatan Jatirogo, peringkat 3 Desa Sumberarum Kecamatan Merakurak.

Selanjutnya untuk kriteria IV Desa/Kelurahan baku di atas 150 juta, peringkat 1 Kelurahan Kingking, Kecamatan Tuban, peringkat 2 Desa Rengel Kecamatan Rengel dan peringkat 3 Desa Mrutuk Kecamatan Widang.  (iq)

comments powered by Disqus